SESEORANG BISA BEBAS TANPA KEBESARAN, TAPI TIDAK SEORANGPUN YANG DAPAT BESAR TANPA KEBEBASAN ( KAHLIL GIBRAN )
Sunday, November 13, 2011
Tukang-Nya Tukang
Jika kita melihat sekitar kita banyak menjumpai berbagai orang yang berprofesi sebagai tukang, entah itu tukang betulan atau tukang-tukangan seperti saya. Ada tukang kayu, tukang batu, tukang tambal ban, tukang bakso, tukang korupsi dan masih banyak lagi tukang yang lainnya. Dari berbagai tukang banyak dijumpai tukang yang berperilaku instan untuk mendapatkan hasil meski hasil yang diraih kurang memuaskan konsumen. Konsumen diajak berdecak kencang degup jantungnya melihat, mendengar, merasakan yang terjadi dalam kehidupan. Apalagi tukang mengobral janji sebelum menjadi penguasa, namun setelah kekuasaan diraih lupa akan janjinya. Seperti saya yang mengobral janji pada pacar saya untuk selalu setia suka maupun duka. Namun pada kenyataannya saya hanya setia saat sukanya saja, tak kala pacar saya berduka saya lari he he. Sama seperti para penguasa yang melarikan uang negara demi kepentingan pribadi atau golongan. Luar negeri menjadi salah satu tujuan utama untuk menyelamatkan diri dari kejaran pihak berwenang. Pada kenyataannya pihak berwenang pun tak kuasa menyeret tukang pengobral janji ikan kakap. Ikan teri saja yang mampu mereka tangkap dan dijebloskan dalam bui. Tapi apa yang terjadi pihak berwenangpun tak kuasa untuk menolak uang yang lari untuk masuk kantong. Adakalanya ikan teri yang tertangkap dapat menghirup udara bebas, bahkan melakukan wisata. Namun diatas tukang masih ada Tukang yang lebih hebat, Tukang yang senantiasa memantau tingkah polah tukang-tukang dunia.
Label:
Esai
| Reaksi: |
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment